SOEMPAH PEMOEDA
Pertama :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA
Kedua :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA
Ketiga :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA
Djakarta, 28 Oktober 1928
Teks Soempah Pemoeda diatas dibacakan pada waktu Kongres Pemoeda yang diadakan di
Waltervreden (sekarang Jakarta) pada tanggal 27 – 28 Oktober 1928. Tepat hari ini Sumpah Pemuda sudah 80 tahun, banyak remaja kita saat ini yang seusia para pencetus Sumpah Pemuda terjerumus dalam narkoba dan pola hidup yang konsumtif. Pada saat seusia remaja saat ini para pencetus Sumpah Pemuda bisa tergerak hatinya dari yang berasal dari dari berbagai suku untuk mengakui bahwa mereka adalah bertumpah darah satu, berbangsa satu, berbahasa satu “INDONESIA” dan dalam kongres tersebut ada yang dari Tiongha (Kwee Thiam Hong, Oey Kay Siang, John Lauw Tjoan Hok, Tjio Djien kwie). Sebagai remaja Indonesia sekrang harus bisa mencontoh rasa nasionalisme mereka, jangan hanya berkelahi antar mahasiswa dan hidup yang hanya dari mall ke mall saja.
Memang masih ada remaja yang dapat kita banggakan, tentu kita masih ingat rekan-rekan kita yang dari ITB berhasil mengharumkan nama Indonesia dalam lomba software di Paris “Imagine Cup 2008, dan dalam lomba tersebut ada remaja Indonesia juga yang membela Australia, dan beberapa remaja lagi yang memenangkan olimpiade Fisika.
Semoga para pemuda ( remaja ) kita dapat menemukan jati dirinya kembali, dan mengharumkan kembali nama Bangsa Indonesia….Amien.



1 response so far ↓
GG // October 28, 2008 at 2:01 am
Bravo!
Sekali-kali perlu “Sumpah Orang Tua”
http://opiniorangbiasa.blogspot.com